RGPI DPW Kalbar Audiensi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Siapkan Kolaborasi Program untuk Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

  • Bagikan

NADIBERITA.com | PONTIANAK, 16 September 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) Kalimantan Barat melakukan audiensi bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Manto, M.Si, pada Rabu, 16 September 2026.

Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat. Pertemuan membahas berbagai peluang sinergi dan kolaborasi program antara RGPI DPW Kalbar dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan serta keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam audiensi tersebut, RGPI DPW Kalbar dipimpin langsung oleh Hendri Purwanto selaku Ketua RGPI Kalbar, didampingi Rusdi, S.Kom., M.M. selaku Ketua Harian RGPI Kalbar, serta Zainal Abidin selaku Kepala Bidang Penanggulangan Bencana RGPI Kalbar.

Ketua RGPI Kalbar, Hendri Purwanto, menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan sinergi yang lebih konkret antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah.

“Kami dari RGPI DPW Kalbar sangat mengapresiasi kesempatan audiensi ini. Kami ingin membangun kolaborasi yang nyata dengan pemerintah daerah, khususnya dalam program-program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kepentingan masyarakat. RGPI siap menjadi bagian dari gerakan bersama yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Hendri.

Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, ketahanan pangan, maupun kondisi kebencanaan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Manto, M.Si, menyambut baik audiensi yang dilakukan jajaran RGPI DPW Kalbar.

“Kami menyambut baik komunikasi dan niat RGPI untuk berkolaborasi. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun ketahanan pangan. Diperlukan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan. Mudah-mudahan komunikasi ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program kolaborasi yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Drs. Manto, M.Si.

Ia menambahkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi berbagai pihak agar upaya menjaga ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Harian RGPI Kalbar, Rusdi, S.Kom., M.M, menegaskan bahwa RGPI DPW Kalbar siap mendukung program pemerintah melalui kolaborasi yang terarah dan terukur.

“Kami ingin kolaborasi ini tidak berhenti pada audiensi atau sebatas komunikasi. Harapan kami, ke depan ada program bersama yang bisa kita jalankan secara konkrit. RGPI memiliki jaringan dan sumber daya pemuda yang siap digerakkan untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Rusdi.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya membangun pola komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan agar peluang kolaborasi dapat diwujudkan dalam program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

RGPI DPW Kalbar berharap audiensi ini menjadi awal dari hubungan kerja sama yang semakin kuat antara organisasi kepemudaan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pemuda untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan konstruktif. Kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong terwujudnya program pembangunan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Barat.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *