Periode Kedua,Kinerja Wali Kota Pontianak Dipertanyakan: Publik Soroti Buruknya Layanan PDAM Jadi Cermin Kepemimpinan

  • Bagikan

Pontianak- Kalbar, –
Di masa jabatan periode kedua, Masyarakat Kota Pontianak menyoroti terhadap kinerja Wali Kota Pontianak semakin menguat.

Salah satu persoalan yang terus dikeluhkan masyarakat adalah kualitas pelayanan PDAM yang dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan. Gangguan distribusi air bersih, pasokan yang kerap tidak lancar, hingga keluhan yang terus berulang menjadi persoalan yang dinilai belum terselesaikan secara tuntas.

Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika pelayanan publik yang paling mendasar masih menuai banyak keluhan, wajar apabila publik mempertanyakan efektivitas kepemimpinan pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada warga.

Selama dua periode memimpin, masyarakat tentu berharap adanya peningkatan kualitas layanan yang nyata, bukan sekadar janji dan target di atas kertas. Kondisi pelayanan PDAM yang masih menjadi keluhan dinilai oleh sebagian masyarakat sebagai salah satu indikator bahwa masih terdapat pekerjaan besar yang belum mampu diselesaikan.

Pemerintah Kota Pontianak perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab berbagai persoalan tersebut, langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan, serta target penyelesaiannya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi penting agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Kritik ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan sebagai pengingat bahwa pelayanan publik adalah tolak ukur utama keberhasilan sebuah pemerintahan.

Di periode ke-2 kepemimpinan, masyarakat berhak menilai apakah janji-janji yang disampaikan telah diwujudkan atau justru masih menyisakan persoalan yang belum terselesaikan.

Tim Redaksi

Penulis/Editor  : Wirahadikusumah,SH

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *