NADIBERITA.Id. // Ketapang –17 Maret 2026, diduga SPBU 66.788.09 layani Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar dan petalite dengan sekala besar kepada oknum mafia BBM.
hal tersebut dilihatkan dalam vidio yang berdurasi tiga menit lebih, di SPBU 66.788.09 Tumbang Titi, Laleng Panjang, Kecamatan Sungai Melayu, Kabupaten Ketapang,
Didalam rekaman tersebut tampak ada beberapa mobil picup yang sedang melakukan pengisian dengan menggunakan drum dengan kapasitas besar,
hal tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat. maupun nitizen, Pasalnya, SPBU tersebut diduga melayani pengisian BBM bersubsidi menggunakan drum dalam jumlah besar.
Pantauan awak media di lapangan menunjukkan sejumlah kendaraan pic up yang bermuatan drum sedang melakukan pengisian dan juga terlihat sedang mengantri di SPBU tersebut
Menurut informasi masyrakat setempat mengatakan kepada awak media pada selasa 17 maret 2026 haltersebut sering terjadi ketika BBM subsidi jelis Solar tersebut datang maka para pengantri sekala besar ini pasti ikut mengantri,
Seolah sudah diatur dan ter organisir pic up yang bermuatan blong tersebut bukan hanya satu namun sampai empat pic up, yang melakukan pengantrian,
Saat pengisian berlansung tidak adanya satupun aparat atau petugas dari kepolisian yang datang kalaupun ada yang datang duduknya sangat jauh seolah sudah diatur ke amanan para pelaku pengantrian tersebut tetap aman.
Ini jelas ada bentuk kerjasama, diduga aparat sudah di kondisikan alias ada koordinasi para pemain tetap aman seperti itulah dilapangan,
Kondisi ini membuat antrean panjang di area SPBU dan memicu keluhan dari warga yang hendak mengisi BBM untuk kebutuhan sehari-hari.
Warga sekitar mengaku resah dan kesal karena BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru diduga disalurkan kepada para mavia BBM, dalam jumlah besar menggunakan wadah drum.
“Seharusnya BBM ini untuk masyarakat umum, bukan dikosumsi oleh segelintir oknum dalam skala besar memakai drum seperti itu.
Kami jadi harus antre lama bahkan kadang tidak kebagian,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Aktivitas pengisian menggunakan drum dengan jumlah besar. Dapat melanggar aturan penyaluran BBM bersubsidi yang selama ini diawasi ketat oleh pemerintah dan pihak terkait.
SPBU 66.788.09 Tumbang Titi, kecamatan sungai melayu kabupaten ketapang ini seakan sengaja melayani pengisian dalam jumlah besar secara terang terangan seakan tidak memperdulikan semua aturan yang ada,
Masyarakat berharap pihak Pertamina serta aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan melakukan pengecekan dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi di SPBU tersebut.
Jika praktik ini terus dibiarkan,
Tampa ada tindakan tegas dari aparat setempat, bukan tidak mungkin berpotensi, ada tindakan pembiaran dan di DIDUGA ada main belakan antara pihak SPBU dan aparat penegak hukum,
dikhawatirkan BBM subsidi akan disalahgunakan dan tidak tepat sasaran, sehingga masyarakat kecil yang seharusnya berhak justru dirugikan oleh para oknum mafia BBM bersubsidi ini.
Dan kami juga meminta pihak polda kalbar segera memanggil pihak SPBU SPBU 66.788.09 Tumbang Titil kecamatan sungai melayu tersebut, untuk dimintai keterangang atas tindakan yang melayani pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar ini tutup nya.
Dilain tempat awak media mencoba mengkonfirmasi pihak Humas polres ketapang tentang kejadian yang tak wajar ini. Namun belum mendapatkan jawaban sampai saat ini,
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 66.788.09 Tumbang Titi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen dan drum dalam jumlah besar tersebut.
Tim awak media lapangan/JK,













